This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Kamis, 14 April 2011
Bupati Abdya Keluarkan Surat Edaran Hidupkan Pengajian
Posted by STRUKTUR
22.34, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Thu, Apr 7th 2011, 08:58
BLANGPIDIE - Untuk mencegah penyusupan ajaran agama yang dinilai sesat, Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 450/222/2011. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh Camat di Abdya untuk menghidupkan kembali pengajian di seluruh masjid dan semua meunasah.
Honorer di Abdya Enam Bulan tak Bergaji
Posted by STRUKTUR
22.33, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Thu, Apr 7th 2011, 08:54
Honorer di Abdya Enam Bulan tak Bergaji
BLANGPIDIE - Selama enam bulan, sejak Oktober 2010 hingga Maret 2011, tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan belum menerima gaji. Kondisi ini membuat para tenaga honorer kalang kabut untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Kebakaran di Blangpidie Haguskan Seisi Toko
Posted by STRUKTUR
22.31, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Thu, Apr 7th 2011, 08:03
Kebakaran di Blangpidie Haguskan Seisi Toko
BLANGPIDIE – Sebuah toko barang pecah belah milik Syakban di Jalan Pasar Baru, Kota Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (6/4) dini hari, terbakar. Api menghanguskan barang seisi toko, namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, karena saat terpanggang, toko dimaksud tak dihuni pemiliknya.
Tunjangan Sertifikasi Guru Agama Segera Dibayar
Posted by STRUKTUR
22.29, under Harian Aceh | No comments
Tunjangan Sertifikasi Guru Agama Segera Dibayar
Pantai Barat - 7 April 2011 | 0 Komentar
Blangpidie | Harian Aceh – Tunggakan dana sertifikasi untuk para guru bidang studi agama Islam di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) akan segera dibayar setakah pencairan dari Kantor Perbendaharaan Negara (KPPN) di Tapak Tuan, Aceh Selatan.
Abdya Alokasikan Dana PPG Rp 18,2 Milliar
Posted by STRUKTUR
22.28, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Wed, Apr 6th 2011, 08:46
Abdya Alokasikan Dana PPG Rp 18,2 Milliar
BLANGPIDIE - Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya) mengalokasikan dana Program Pembangunan Gampong (PPG) dalam APBK tahun 2011 yang ditetapkan melalui peraturan bupati (Perbup) mencapai Rp 18,2 milliar atau meningkat sekitar Rp 5,1 milliar dibanding tahun lalu. Dana yang diperuntukkan memperkuat pembangunan yang berbasis pedesaan itu akan disalurkan untuk 132 gampong definitif dan 17 gampong persiapan.
Tak Ada Uang Sewa Ambulans Pasien JKA Dirujuk Gunakan L-300
Posted by STRUKTUR
22.26, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Wed, Apr 6th 2011, 08:42
Tak Ada Uang Sewa Ambulans Pasien JKA Dirujuk Gunakan L-300
BLANGPIDIE – Seorang pasien Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) asal Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Senin (4/4) malam, sekira pukul 20.05 WIB, terpaksa dirujuk ke rumah sakit Umum Zainal Abiddin (RSUZA) dengan menggunakan mobil angkutan umum jenis L-300. Pasalnya, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdya tak mau menyediakan ambulans kepada pasien yang ingin dirujuk ke RSUZA itu sebelum pihak keluarga menyerahkan dana gantung (dana talangan) terlebih dahulu.
Mantan Sekda Kembali Diperiksa Kejati
Posted by STRUKTUR
22.25, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Tue, Apr 5th 2011, 09:36
Kasus Proyek Saluran Pembuang Abdya
Mantan Sekda Kembali Diperiksa Kejati
BANDA ACEH - Mantan Sekda Abdya, HM Nafis A Manaf kembali diperiksa tim jaksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Senin (4/4), terkait pengusutan kasus proyek pembangunan saluran tahun 2007 senilai Rp 4 miliar menggunakan dana APBK setempat. Dalam pemeriksaan itu ia mengakui kalau proyek itu dilaksanakan dengan sistem kerja sama operasional (KSO) antara Dinas PU Abdya dengan PT HMS.
Camat Upayakan Penyelesaian Melalui Musyawarah
Posted by STRUKTUR
22.24, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Tue, Apr 5th 2011, 08:27
Soal Kisruh Keuchik Padang Keulele
Camat Upayakan Penyelesaian Melalui Musyawarah
BLANGPIDIE– Kisruh di Desa Gampong Padang Kelele, Kecamatan Lembah Sabil, Aceh Barat Daya (Abdya) terkait desakan warga agar oknum keuchik setempat lengser dari jabatan sedang diupayakan penyelesaian secara musyawarah oleh pihak kecamatan. Kemungkinan oknum keuchik setempat diberhentikan dari jabatan, harus menunggu hasil penyelidikan polisi atas dugaan penyimpangan dana Program Pembangunan Gampong (PPG) sebagaimana dilaporkan warga setempat.
Dana Bos untuk Sekolah Swasta belum Cair
Posted by STRUKTUR
22.22, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Tue, Apr 5th 2011, 08:25
Dana Bos untuk Sekolah Swasta belum Cair
BLANGPIDIE – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) caturwulan pertama (Januari –Maret 2011) untuk SD dan SMP swasta di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) belum dicairkan. Padahal untuk sekolah negeri dana dimaksud sudah cair sejak 16 Maret 2011 lalu. Akibatnya, sejumlah Kepala sekolah (Kepsek) swasta di kabupaten dimaksud mulai merasa resah karena kebutuhan yang tidak bisa ditunda-tunda hingga kini belum bisa teratasi dengan baik.
Masyarakat Kuala Batee Diajak Budayakan Gotong Royong
Posted by STRUKTUR
22.21, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Mon, Apr 4th 2011, 08:23
Masyarakat Kuala Batee Diajak Budayakan Gotong Royong
BLANGPIDIE - Camat Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Erwandi SKM, mengajak masyarakat setempat untuk terus membudayakan gotong royong guna meningkatkan pembangunan di kecamatan itu.
Semua PNS Abdya Dipotong Gaji
Posted by STRUKTUR
22.20, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Sat, Apr 2nd 2011, 09:55
Bantu Korban Banjir Bandang Tangse
Semua PNS Abdya Dipotong Gaji
BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Pemkab Abdya) bisa jadi merupakan daerah sangat tinggi kepeduliannya terhadap penderitaan para korban banjir bandang di Tangse, Kabupaten Pidie. Buktinya, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat berjumlah 3.714 orang dipotong gaji April 2011 melalui bendaharawan gaji masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Jumat (1/4) kemarin. Besaran gaji yang dipotong berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 40.000/orang untuk PNS non-eselon. Sedangkan PNS yang menempati jabatan struktural (eselon) dikenakan dua kali pemotongan, selain berdasarkan golongan, ditambah bantuan bagi PNS yang menempati jabatan eselon (struktural) berjumlah Rp 75.000 sampai Rp 500.000/orang.
Kejari Blangpidie Didesak Aktif Berantas Korupsi
Posted by STRUKTUR
22.18, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Sat, Apr 2nd 2011, 09:54
Kejari Blangpidie Didesak Aktif Berantas Korupsi
BLANGPIDIE – Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC-IMM) Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Blangpidie untuk lebih aktif lagi dalam menuntaskan kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Kabupaten Aceh Barat Daya. Pasalnya, dari beberapa kasus dugaan korupsi yang telah ditetapkan tersangkanya oleh pihak Kejari Blangpidie, hingga kini belum dituntaskan dan terkesan mengambang. “Buktinya, pejabat yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi, terlihat ‘adem ayem‘ dan terkesan seperti tidak adanya proses hukum lanjutan untuk menyeret para pejabat tersebut ke meja hijau. Kondisi itu memunculkan tandatanya bagi masyarakat Abdya. Sebab setelah sempat muncul di media akhirnya kasus tersebut malah mendingin,” tulis Ketua Umum PC IMM Abdya, Julida Fisma dalam rilis yang diterima Serambi, Jumat (1/4).
Yufrizal Dihukum Tiga Bulan
Posted by STRUKTUR
22.16, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Sat, Apr 2nd 2011, 09:44
Kasus Penyerobotan Lahan SD
Yufrizal Dihukum Tiga Bulan
BLANGPIDIE - Drs Yufrizal S Umar MSi yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan penyerobotan lahan dan perusakan lokasi pagar SD Negeri 1 (SD Senter) Blangpidie, Kamis (31/3), divonis hukuman tiga bulan penjara dengan masa percobaan selama enam bulan. Vonis Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tapaktuan, yang diketuai H Ratmoho SH MH (Ketua PN Tapaktuan), dan dua hakim anggota masing-masing, Muhammad Kasim SH, dan Hasnul Tambunan SH itu, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adenan Sitepu SH dari Kejari Blangpidie yang dalam sidang sebelumnya menuntut terdakwa 6 bulan penjara dengan hukuman percobaan selama satu tahun.
Gubernur belum Respons Surat Pimpinan Dewan Abdya
Posted by STRUKTUR
22.15, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Fri, Apr 1st 2011, 08:29
Gubernur belum Respons Surat Pimpinan Dewan Abdya
* Terkait Penggunaan Alat Kelengkapan Dewan yang Lama
BLANGPIDIE – Surat Pimpinan DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) kepada Gubernur Aceh yang meminta pertimbangan hukum menyangkut penggunaan alat kelengkapan dewan yang lama, hingga Kamis (31/3), belum direspons. Dampkanya aktivitas lembaga terhormat itu menjadi vakum (tanpa aktivitas) selama kurun waktu lima bulan belakangan.
Mantan Kepala Bappeda tak Penuhi Panggilan Kejati
Posted by STRUKTUR
22.13, under Harian Serambi Indonesia | No comments
Fri, Apr 1st 2011, 08:23
Kasus Saluran Pembuang Abdya
Mantan Kepala Bappeda tak Penuhi Panggilan Kejati
BANDA ACEH - Mantan Kepala Bappeda Aceh Barat Daya Ir Yunus Mawardi SH mangkir alias tindak memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, Kamis (31/3). Pihak Kejati mengatakan tidak menerima pemberitahuan tentang alasan ketidakhadiran Yunus Mawardi yang juga pernah menjabat sebagai sekretaris daerah (sekda) Abdya.
Listrik Kembali Padam Jelang Magrib
Posted by STRUKTUR
22.10, under Harian Aceh | No comments
Listrik Kembali Padam Jelang Magrib
Pantai Barat - 7 April 2011 | 0 Komentar
Blangpidie | Blangpidie – Dalam tiga hari terakhir ini warga Kecamatan Manggeng dan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) megeluh terhadap PLN ranting Blangpidie. Pasalnya, jelang magrib listrik kembali padam sampai beberapa jama. Akibatnya, kegiatan warga menjadi terganggu.
”Masak sudah memasuki Bulan April tahun 2011 tapi listrik masih padam terutama jelang magrib, itu kan sudah menganggu warga beribah dan bekerja. Seharusnya mereka (PLN) jeli melihat penderitaan warga,” kata Abu Yus, warga Kecamatan Lembah Sabil, Rabu (6/4).
”Masak sudah memasuki Bulan April tahun 2011 tapi listrik masih padam terutama jelang magrib, itu kan sudah menganggu warga beribah dan bekerja. Seharusnya mereka (PLN) jeli melihat penderitaan warga,” kata Abu Yus, warga Kecamatan Lembah Sabil, Rabu (6/4).
Kasus Pemerasan Pimpinan Pesantren Terkesan Didiamkan
Posted by STRUKTUR
22.08, under Harian Aceh | No comments
Kasus Pemerasan Pimpinan Pesantren Terkesan Didiamkan
Pantai Barat - 5 April 2011 | 0 Komentar
Blangpidie | Harian Aceh – Kasus dugaan pemerasan terhadap pimpinan pesantren di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) terkesan didiamkan. Komisi Nasional-Pengawasan Aparatur Negara (Komnas-Waspan) Abdya meminta agar kasus itu segera diungkap.
Pj Ketua Komnas-Waspan Abdya Irfan Faisal SH kepada Harian Aceh Senin (4/4) mengungkapkan kekesalannya terhadap kebobrokan yang kian meningkat di internal Disdik Abdya yang tidak bisa diatasi oleh pejabat berwenang di dalam intansi tersebut. “Salah satu contoh kecil tapi sangat memalukan yang kita ambil adalah kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oleh salah seorang kepala bidang di disdik abdya terhadap para pimpinan pesantren,” ungkapnya.
Kamis, 31 Maret 2011
PC IMM Aceh Barat Daya
Posted by STRUKTUR
21.23, under | No comments
Tentang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
Kini ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dihitung dari kelahirannya pada tanggal 29 Syawal 1384 H bertepatan dengan tanggal 14 Maret 1964, telah berumur 47 tahun. Sebagai salah satu organisasi otonom dalam muahmmadiyah, IMM menegaskan diri sebagai organisasi kader yang memiliki peran strategis bagi keberlangsungan dan penyempurnaan gerakan Muhammadiyah. Kelahiran dan kehadirannya di pentas gerakan kepemudaan dan kemahasiswaan bukanlah suatu peristiwa kebetulan dalam sejarah, melainkan akan pentingnya kaderisasi dalam melanjutkan visi dan misi perjuangan cita-cita K.H. Ahmad Dahlan. Oleh karena itu IMM Merupakan suatu keharusan sejarah bagi perjalanan persyarikatan.
A. Pengertian dan sejarah kelahiran IMM
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah salah satu organisasi otonom Muhamadiyah yang notabene dari kaum terpelajar yaitu mahasiswa. Tujuannya adalah untuk menyiapkan kader islam yang khas dalam aspek normatif serta ideologis Muhammadiyah yaitu amar ma’ruf nahi munkar. Pemikiran untuk membentuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sudah sejak tahun 1958, kemudian pada tahun 1962 diselenggarakan konggres mahasiswa Muhammadiyah di yogyakarta pada tanggal 26 Syawal 1384 H yang bertepatan dengan tanggal 14 maret 1964 M, organisasi ini (IMM) resmi berdiri. Kemudian mengadakan musyawarah nasional ke-1 di Solo pada tanggal 1 – 5 Maret 1965 dan menegaskan diri sebagai gerakan mahasiswa islam berskala nasional, yang lebih terkenal dengan Deklarai kota barat.
B. Faktor / Pengaruh Berdirinya IMM
1. Situasi Sosio Kultural Kehidupan negara yang mengalami konflik nasional berkepanjangan dengan adanya Dekrit Persiden 5 juli 1959 serta pemberontakan G 30 S PKI, juga berbagai peristiwa di bidang ekonomi, sosial dan politik yang akhirnya menyebabkan pola pikir dan pola hidup rakyat Indonesia berubah.
2. Situasi Kemahasiswaan Situasi kemahasiswaan pad amasa itu adlaah merupakan kondisi organisasi mahasiswa yang terkotak-kotak dalam bingkai politik sehingga orientasi gerakannya sudah tidak murni lagi (menyimpang). Latar belakang inilah yang mendorong assabiqubal awwalun IMM seperti Djasman Al-Kindi, Sudibyo Markus, R. Sholeh, M. Arif, Amin Rais dan lain-lainnya.
C. Identitas IMM
Secara histori-normatif IMM digagas dan disosialisasikan melalui peranan dan kulturisasi tiga ide dasar sebagai identitas gerakan yaitu :
1. Intelektualitas Sebagai kaum intelektual yang harus berpikir secara rasional atau ilmiah maka IMM membangun tradisi intelektual dan wacana pikiran adalah langkah yang pertama dan utama. Hal ini dilaksanakan dengan pencerahan intelektual (Intelektual enlightment) dengan modl pendekatan individualisasi (upaya mengoptimalkan potensi oleh kesadaran dan penyadaran individu).
2. Religiusitas Orang yang berilmu harus punya moralitas yang baik untuk dapat dipertanggungjawabkan pada dirinya sendiri, ornag lain, masyarakat dan tuhannya. Agar tidak bebas nilai maka intelektual itu diperkuat dan dipertajam melalui hati nuraninya dengan Quwwatul aqidah (tauhid) secara kontinyu serta terarah dengand asar tidak merugikan diri sendiri, orang lain dan masyarakat.
3. Humanitas Kebenaran melakukan aktualisasi dari keduanya diatas adlaah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi, dengan mengokohkan dan merealisasikan di masyarakat luas dalam rangka memberikan jawaban dengan amaliah nyata, dan inilah eksistensinya (Courage to be). Dalam tatanan praktisnya IMM harus maupun berhubungan dengan segala pluralitas masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kebajikan. Dengan tiga ide dasar kultur gerakan inilah IMM akan solid esktrabilished dan terus berkembang secara menyeluruh sesuai tujuannya.
D. Prinsip IMM
Untuk mengembangkan kedepannya yang semakin banyak tantangan, maka perlu sebuah prinsip sebagai bekal semangat (ghiroh) serta dasar atau landasan perjuangannya.
1. IMM adalah merupakan organisasi kader yang bergerak dibidang kemahasiswaan, keagamaan dan kemasyarakatan. -IMM adalah organisasi mahasiswa yang bergerak dibidang da’wah dengan ciri khas Muhammadiyah.
2. IMM adlah organisasi kader dan bukan organisasi massa untuk kepentingan kelompok tertentu.
3. Landasan berfikir dan bertindak IMM adalah Al Qur’an Assunah dan ijtihad.
4. Sebagai semboyan IMM adalah “Fastabiqul Khoirot” yaitu berlomba-lomba dalam kebajikan.
5. Motto atau jargon IMM adalah :
•Anggun dalam moral, unggul dalam intelektual.
•Rajin kuliah, aktif dalam organisasi, taat beribadah, dan sukses dalam berprestasi.
E. Struktur Kepemimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
1. Dewan Pimpinan Pusat adlah jenjang kepemimpinan IMM tingkat Nasional
2. Dewan Pimpinan daerah adalah jenjang kepemimpinan IMM tingkat wilayah Muhammadiyah atau tingkat propinsi
3. Dewan Pimpinan Cabang adalah jenjang kepemimpinan IMM tingkat daerah Muhammadiyah atau tingkat Daerah Kabupaten / Kotamadya (Dati II)
4. Pimpinan Korkom adalah jenjang kepemimpinan IMM ditingkat perguruan tinggi sebagai pembantu pimpinan cabang, setelah garis koordinasinya cari cabang langsung ke Komisariat
5. Pimpinan komisariat adalah jenjang kepemimpinan IMM di tingkat fakultas atau jurusan diperguruan tinggi
F. Bentuk dan Arti Lambang IMM
Bentuk: Perisai Pena
Berarti lambang orang yang menuntut ilmu.
Berlapis tiga maknanya : Iman, Islam dan Ikhsan atau Iman, Ilmu dan Amal.
WARNA
Hitam : Kekuatan, ketabahan, dan keabadian.
Kuning : Kemuliaan tujuan.
Merah : Keberanian dalam berfikir, berbuat dan bertanggung jawab.
Hijau : Kesejahteraan.
Putih : Kesucian
GAMBAR
Sinar Muhammadiyah : Lambang Muhammadiyah.
Melati : IMM sebagai kader muda Muhammadiyah
Tulisan dalam pita : Fastabiqul Khairat (berlomba-lomba dalam kebajikan)
Tulisan IMM : Singkatan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Kini ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dihitung dari kelahirannya pada tanggal 29 Syawal 1384 H bertepatan dengan tanggal 14 Maret 1964, telah berumur 47 tahun. Sebagai salah satu organisasi otonom dalam muahmmadiyah, IMM menegaskan diri sebagai organisasi kader yang memiliki peran strategis bagi keberlangsungan dan penyempurnaan gerakan Muhammadiyah. Kelahiran dan kehadirannya di pentas gerakan kepemudaan dan kemahasiswaan bukanlah suatu peristiwa kebetulan dalam sejarah, melainkan akan pentingnya kaderisasi dalam melanjutkan visi dan misi perjuangan cita-cita K.H. Ahmad Dahlan. Oleh karena itu IMM Merupakan suatu keharusan sejarah bagi perjalanan persyarikatan.
A. Pengertian dan sejarah kelahiran IMM
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah adalah salah satu organisasi otonom Muhamadiyah yang notabene dari kaum terpelajar yaitu mahasiswa. Tujuannya adalah untuk menyiapkan kader islam yang khas dalam aspek normatif serta ideologis Muhammadiyah yaitu amar ma’ruf nahi munkar. Pemikiran untuk membentuk Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sudah sejak tahun 1958, kemudian pada tahun 1962 diselenggarakan konggres mahasiswa Muhammadiyah di yogyakarta pada tanggal 26 Syawal 1384 H yang bertepatan dengan tanggal 14 maret 1964 M, organisasi ini (IMM) resmi berdiri. Kemudian mengadakan musyawarah nasional ke-1 di Solo pada tanggal 1 – 5 Maret 1965 dan menegaskan diri sebagai gerakan mahasiswa islam berskala nasional, yang lebih terkenal dengan Deklarai kota barat.
B. Faktor / Pengaruh Berdirinya IMM
1. Situasi Sosio Kultural Kehidupan negara yang mengalami konflik nasional berkepanjangan dengan adanya Dekrit Persiden 5 juli 1959 serta pemberontakan G 30 S PKI, juga berbagai peristiwa di bidang ekonomi, sosial dan politik yang akhirnya menyebabkan pola pikir dan pola hidup rakyat Indonesia berubah.
2. Situasi Kemahasiswaan Situasi kemahasiswaan pad amasa itu adlaah merupakan kondisi organisasi mahasiswa yang terkotak-kotak dalam bingkai politik sehingga orientasi gerakannya sudah tidak murni lagi (menyimpang). Latar belakang inilah yang mendorong assabiqubal awwalun IMM seperti Djasman Al-Kindi, Sudibyo Markus, R. Sholeh, M. Arif, Amin Rais dan lain-lainnya.
C. Identitas IMM
Secara histori-normatif IMM digagas dan disosialisasikan melalui peranan dan kulturisasi tiga ide dasar sebagai identitas gerakan yaitu :
1. Intelektualitas Sebagai kaum intelektual yang harus berpikir secara rasional atau ilmiah maka IMM membangun tradisi intelektual dan wacana pikiran adalah langkah yang pertama dan utama. Hal ini dilaksanakan dengan pencerahan intelektual (Intelektual enlightment) dengan modl pendekatan individualisasi (upaya mengoptimalkan potensi oleh kesadaran dan penyadaran individu).
2. Religiusitas Orang yang berilmu harus punya moralitas yang baik untuk dapat dipertanggungjawabkan pada dirinya sendiri, ornag lain, masyarakat dan tuhannya. Agar tidak bebas nilai maka intelektual itu diperkuat dan dipertajam melalui hati nuraninya dengan Quwwatul aqidah (tauhid) secara kontinyu serta terarah dengand asar tidak merugikan diri sendiri, orang lain dan masyarakat.
3. Humanitas Kebenaran melakukan aktualisasi dari keduanya diatas adlaah sesuatu yang tidak bisa ditawar lagi, dengan mengokohkan dan merealisasikan di masyarakat luas dalam rangka memberikan jawaban dengan amaliah nyata, dan inilah eksistensinya (Courage to be). Dalam tatanan praktisnya IMM harus maupun berhubungan dengan segala pluralitas masyarakat dengan mengedepankan nilai-nilai kebajikan. Dengan tiga ide dasar kultur gerakan inilah IMM akan solid esktrabilished dan terus berkembang secara menyeluruh sesuai tujuannya.
D. Prinsip IMM
Untuk mengembangkan kedepannya yang semakin banyak tantangan, maka perlu sebuah prinsip sebagai bekal semangat (ghiroh) serta dasar atau landasan perjuangannya.
1. IMM adalah merupakan organisasi kader yang bergerak dibidang kemahasiswaan, keagamaan dan kemasyarakatan. -IMM adalah organisasi mahasiswa yang bergerak dibidang da’wah dengan ciri khas Muhammadiyah.
2. IMM adlah organisasi kader dan bukan organisasi massa untuk kepentingan kelompok tertentu.
3. Landasan berfikir dan bertindak IMM adalah Al Qur’an Assunah dan ijtihad.
4. Sebagai semboyan IMM adalah “Fastabiqul Khoirot” yaitu berlomba-lomba dalam kebajikan.
5. Motto atau jargon IMM adalah :
•Anggun dalam moral, unggul dalam intelektual.
•Rajin kuliah, aktif dalam organisasi, taat beribadah, dan sukses dalam berprestasi.
E. Struktur Kepemimpinan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
1. Dewan Pimpinan Pusat adlah jenjang kepemimpinan IMM tingkat Nasional
2. Dewan Pimpinan daerah adalah jenjang kepemimpinan IMM tingkat wilayah Muhammadiyah atau tingkat propinsi
3. Dewan Pimpinan Cabang adalah jenjang kepemimpinan IMM tingkat daerah Muhammadiyah atau tingkat Daerah Kabupaten / Kotamadya (Dati II)
4. Pimpinan Korkom adalah jenjang kepemimpinan IMM ditingkat perguruan tinggi sebagai pembantu pimpinan cabang, setelah garis koordinasinya cari cabang langsung ke Komisariat
5. Pimpinan komisariat adalah jenjang kepemimpinan IMM di tingkat fakultas atau jurusan diperguruan tinggi
F. Bentuk dan Arti Lambang IMM
Bentuk: Perisai Pena
Berarti lambang orang yang menuntut ilmu.
Berlapis tiga maknanya : Iman, Islam dan Ikhsan atau Iman, Ilmu dan Amal.
WARNA
Hitam : Kekuatan, ketabahan, dan keabadian.
Kuning : Kemuliaan tujuan.
Merah : Keberanian dalam berfikir, berbuat dan bertanggung jawab.
Hijau : Kesejahteraan.
Putih : Kesucian
GAMBAR
Sinar Muhammadiyah : Lambang Muhammadiyah.
Melati : IMM sebagai kader muda Muhammadiyah
Tulisan dalam pita : Fastabiqul Khairat (berlomba-lomba dalam kebajikan)
Tulisan IMM : Singkatan dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
