Honorer di Abdya Enam Bulan tak Bergaji
“Kami tenaga honorer sudah enam bulan tak terima gaji, sehingga untuk biaya hidup sehari-hari, termasuk minyak sepeda motor saya harus ngutang sama orang lain. Kondisi ini sangat menyulitkan kami, karena kami bekerja layaknya Pegawai Negeri Sipil (PNS) lain yang setiap bulan menerima gaji,” kata salah seorang tenaga honorer di Dinas Perhubungan Abdya yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Dia mengakui, kebiasaan gaji honorer dirapel setiap tiga bulan sekali. Namun kali ini sudah enam bulan upah jerih mereka belum juga dibayar. Kondisi ini sangat menyulitkan mereka, terlebih lagi bagi tenaga honorer yang telah berkeluarga.
”Belum dibayarkan gaji ini sangat memberatkan kami. Karena sangat tidak mungkin bagi yang sudah bekerluarga tidak menafkahi keluarganya selama enam bulan. Terlebih, belakangan ini harga beberapa kebutuhan pokok relatif naik,” tambahnya.
Dia juga mengatakan, tenaga honorer di Kantor Satpol-PP, WH dan Pemadam Kebakaran Abdya sudah menerima honor bulan Oktober–Desember 2010. Sehingga kondisi itu membingungkan mereka yang bekerja di intansi lainnya.
“Kata kawan honorer di kantor Satpol PP,WH dan Pemadam Kebakaran gaji mereka untuk bulan Oktober – Desember 2010 sudah dibayar, namun untuk bulan Januari – Maret 2011 mereka belum juga menerimanya,” ujarnya.
Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD), Indra Sukma SH, yang ketika ditelepon Serambi mengaku sedang di perjalanan pulang dari Banda Aceh munuju Abdya mengatakan, akan segera melihat dokumen dinas dan kantor mana yang belum disalurkan gaji tenaga honornya. “Jika memang gaji tenaga honor itu belum cair, nanti setiba saya di Abdya akan saya cairkan segera,” jawab Kepala DPKKD yang baru beberapa minggu dilantik itu.(tz)
0 komentar:
Posting Komentar