Toga Abdya Harapkan Acara Keagamaan Jangan Dipolitisir
Permintaan tersebut diungkapkan Tgk Syaripuddin, tokoh Ulama Abdya kepada Harian Aceh, Sabtu (9/4). Menurutnya acara-acara keagamaan dalam berbagai bentuk wajib dan harus didukung semua pihak yang merasa dirinya orang islam dan memiliki iman. Dukungan itu bisa dalam bentuk tenaga, fikiran maupun do’a. “Salah satu dari ketiga unsur dukungan itu harus kita miliki, jika tidak ada satupun dari ketiga, maka kita sangatlah rugi hidup di dunia ini,” sebutnya.
Pernyataan tokoh lulusan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu terkait dengan kasak-kusuk beberapa elit politik di daerah Abdya yang menilai agenda Pemkab Abdya menggelar Zikir Akbar pada Senin (11/4) mendatang sarat dengan kepentingan politik dan ajang pencitraan pribadi bupati Akmal Ibrahim.
Syaripuddin berharap, pertikaian yang terjadi antara eksekutif dan legislatif maupun antara Akmal Ibrahim selaku Bupati Abdya dengan warga yang “dikhianati” Akmal tidak dibawa ke dalam acara-acara keagamaan. “Kita harus bisa memilah-milah, antara kepentingan ummat dengan kepentingan politik, ingatlah kata-kata orang bijak, jika itu mutiara meskipun keluar dari mulut anjing sekalipun akan tetap jadi mutiara, Akmal memang kita akui telah mengecewakan rakyat, akan tetapi acara yang sifatnya positif seperti zikir akbar patut kita dukung sama-sama,” katanya.
Informasi yang berkembang, kalangan elit politik di Kabupaten Abdya menilai agenda zikir akbar yang akan digelar Pemkab setempat pada Senin (11/4) sarat kepentingan politik. Acara tersebut disinyalir hanya dijadikan sebagai ajang pencitraan kembali Akmal Ibrahim SH selaku bupati Abdya. “Zikir akbar itu hanya kedok belaka, Akmal inginkan rakyat kembali percaya padanya untuk melenggang di pemilukada mendatang, Akmal sangat yakin rakyat sudah tersakiti olehnya, makanya Akmal membuat acara seolah-olah dirinya sudah bertobat,” sebut salah seorang anggota dewan Abdya dari partai nasional yang minta namanya dirahasiakan.
Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Bupati Abdya Akmal Ibrahim SH belum berhasil dimintai tanggapannya terkait masalah tersebut, beberapa kali dihubungi ke ponselnya yang bersangkutan tidak mau mengangkat telepon meskipun panggilan terhubung.(fri)
Sumber Berita : http://harian-aceh.com/2011/04/10/toga-abdya-harapkan-acara-keagamaan-jangan-dipolitisir
0 komentar:
Posting Komentar